Langsung ke konten utama

haiiiii

siang ini tanggal 23 maret 2012
sambil nddgerin lagu girl band yang terdengar sayup sayup di ruang tamu aku menulis tulisan ini
ini sebenernya penting gak penting sih
tepi pengen aja nulis
udah lama gak menyapa blog ku. waktu di buka aja udah ada sarang laba labanya, banyak debu dan sampah dimana mana.. ckckck kasian sekali :(
akhir nya aku memutuskan untuk menyapanya
akakakasiang ini aku lagi nonton siaran ulangulang tahun sebuah acara musik yang udah 4 tahun.. buseeeet ngerikan 4 yahun tu acara tiap hari nongol di tv. dan kadang kadang aku nonton kalo lagi gak ada kuliah..
udah beda dari awal dulu nonton. dulu isinya melayuuu semua, sekarag girl ama boy band semua isinya.
ya nikmatin aja.. palingan bentar lagi bakalan ganti tren, mungkin dangdut akan kembali meraja lela, atau mungin kembali ke gaya jaman 80 an..
biarkan waktu yang menjawab. atau tanyakan saja pada rumput yang bergoyang..
ikuti aja perkembangannya
biarkan mengalir seperti air..
buarkan hanyut dan berkembang dengan sendirinya
ah udah gak jelas. diawali dengan ketidak jelasan, akhirnya juga akin gak jelas
hidupbingung
dan salam super....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

tanggap warsa

udah telat banget sih emang, sampe udah ganti bulan, tapi hari itu tetap menyenangkan. meskipun ulang tahun jatuh hari sabtu yang menjadi hari libur perkuliahan, tapi  ngampus juga hari itu, dua hari setelahnya, mengadakan sukuran kecil kecilan sam temen-temen,. makasih ya semua :D jujur, itu kue terindah yang pernah aku terima selama 20 tahun hidup ku.. ada foto ku, bagus deh pokoknya, enak juga. makasih ya temen-temen :D :D

PERANAN K.H. MAS MANSYUR DALAM KEMERDEKAAN INDONESIA PADA MASA PENJAJAHAN BELANDA, JEPANG HINGGA MASA KEMERDEKAAN

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG             K.H Mas Mansur lahir pada tanggal 25 juni 1896 di Surabaya. Mas Mansur memiliki hasrat yang demikian menggelora hingga pada usia belasan tahun, ia pergi ke tanah suci Mekkah, dan menerus kan sekolahnya ke Universita Al-Azhar . pada masa belajar itu, ia banyak mengenal banyak karya sastra barat  mengenai humanisme, kemerdekaan, demokrasi yang bertentangan dengan tindakan bangsa Barat di Asia dan di Afrika. Pada masa belajar itu pula ia mengikuti dengan seksama perjuangan bangsa Mesir membebaskan diri dari kekuasaan penjajahan Inggris. Perjuangan bangsa itu sangat mempengaruhi jiwanya di kemudian hari             Setelah menyelasikan sekolah ia kembali ke kota kelahirannya. Disana ia mulai aktif mengikuti berbagai organisasi keagamaan, mendirikan madrasah, berdakwah ke berbagai daerah. bahkan aktif dalam partai politik. Semangat dan perjuangannya juga mengantarkannya menjadi ujung tombak dari muhammadiyah. Karena pengaruhnya yang luas ia ju